Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2017

Setelah Dilantik Jadi Ketua MA Kembali, Hatta Ali Berjanji Akan Menindak Tegas Hakim Bermasalah

Setelah Dilantik Jadi Ketua MA Kembali, Hatta Ali Berjanji Akan Menindak Tegas Hakim Bermasalah | IDAMANPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Setelah Dilantik Jadi Ketua MA Kembali, Hatta Ali Berjanji Akan Menindak Tegas Hakim Bermasalah
Setelah Dilantik Jadi Ketua MA Kembali, Hatta Ali Berjanji Akan Menindak Tegas Hakim Bermasalah

Hari ini Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Hatta Ali sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA). Proses pelantikan ini digelar di Istana Negara, Rabu (1/3). Setelah dilantik jadi Ketua MA kembali, Hatta Ali berjanji dan bersumpah akan menindak tegas semua Hakim yang bermasalah dan rentan terserat banyak kasus. 

IDAMANPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA

Setelah usai pelantikan tersebut, Hatta Ali pun mengatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap perilaku, gerak gerik maupun kinerja semua hakim dalam persidangan.

"Kita sudah keluarkan berbagai Peraturan MA (Perma). Nomor 7, 8, 9 tahun 2016. Ketiga Perma ini penekanan fokusnya adalah masalah pengawasan. Karena itu, setiap pelanggar-pelanggar yang terjadi pada saat pelaksanaan tugasnya, yang berkaitan dengan non teknis dalam arti kata merupakan pelanggaran kode etik maka tidak ada ampun. Kami akan menindak secara tegas," kata Hatta di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/3).

Hatta mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk bersikap tegas menindak hakim yang bermasalah. Dia berjanji di masa jabatannya kali akan lebih tegas. "Kalau bisa saya tingkatkan lagi dan pengawasan lebih diperketat," katanya.

Hatta Ali dalam periode kedua tak akan menjabat penuh selama lima tahun. Sebab, undang-undang mengatur dirinya harus pensiun ketika menginjak usia 70 tahun sehingga ia hanya akan menjabat selama tiga tahun.


Untuk periode kedua ini, Hatta mengatakan tak hanya fokus dalam rangka pengawasan, namun, ingin juga menyelesaikan sejumlah perkara dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Kita punya blue print 2010-2035, apa yang sudah kita capai sekarang sudah jauh melewati target pencapaian untuk 2035," tandasnya.

Kamis, 16 Februari 2017

Ahok : Solusi Terbaik Untuk Atasi Banjir Adalah Normalisasi Sungai

Ahok : Solusi Terbaik Untuk Atasi Banjir Adalah Normalisasi Sungai | IDAMANPOKER - AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Ahok : Solusi Terbaik Untuk Atasi Banjir Adalah Normalisasi Sungai
Ahok : Solusi Terbaik Untuk Atasi Banjir Adalah Normalisasi Sungai

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan solusi terbaik untuk atasi banjir adalah normalisasi sungai. Pasalnya banjir yang kerap terjadi di Jakarta saat ini disebabkan oleh fungsi sungai tidak berjalan dengan semestinya sehingga banjir pun masih terjadi.

IDAMANPOKER - SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA 

Sebelumnya, Cagub DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan idenya untuk mengatasi banjir di Jakarta bisa dengan cara vertical drainage. Namun Ahok enggan menanggapi lebih jauh soal usulan tersebut.  

"Saya ngak mau menanggapi lah. Intinya jika tidak dilakukan normalisasi sungai ya nggak mungkin. Kita kalau semua nggak dilebarkan, nggak ditinggikan, ya nggak mungkin," kata Ahok di Balai Kota.

Ahok mengaku jika normalisasi sungai di beberapa titik membutuhkan waktu. Pasalnya tidak mungkin jika tidak dilebarkan dan tidak ditinggikan.

Selain itu, Ahok juga mengungkapkan mengenai relokasi warga di kawasan rawan banjir ke rumah susun. Menurutnya, butuh waktu tiga tahun untuk melatih warga pindah ke rumah susun.

"Jadi butuh 3 tahun latih orang pindah rumah susun. Karena mau gimana? Ini kan mesti pindahin ke rumah susun, rumah susun bangun juga butuh kontraktor, kontraktor jelek kamu pasti coret. Masa dalam setahun butuh perbaikan? Kan ada waktunya," jelas Ahok.

Ahok menambahkan, apabila masih ada satu sungai yang belum dinormalisasi maka volume air saat musim hujan jadi tinggi dan akan masuk ke rumah warga. Maka karena itu, Ahok menyarankan agar lubang-lubang saluran air tidak dibuka ketika volume air meluap di sungai.

"Makanya yang penting lubang-lubang yang ditutup itu jangan buang air saluran ke sungai. Ada sungai yang tinggi, lebih baik lubang nya ditutup juga. Kalau nggak, dia pasti balik," tandas Ahok.